Pages

Labels

Jumat, 28 November 2014

Software Pengukur Kecepatan Bandwith

Software Terbaik Pengukur Kecepatan Koneksi Internet dan Bandwidth. Koneksi atau kecepatan internet memang menjadi momok menakutkan sekaligus menjengkelkan bagi seluruh warga Indonesia. Dikala kita butuh koneksi internet super cepat untuk membantu kinerja dan aktivitas browsing sehari-hari selalu saja terkendala dengan koneksi internet lambat. Kecepatan koneksi internet memang menjadi kelemahan tersendiri di Indonesia. Buktinya pada kuartal akhir tahun 2012 kemarin, rata-rata kecepatan internet di Indonesia hanya sekitar 0,8 MB per detik atau 100 KB per detik. Dan hal ini menjadikan Indonesia sebagai negara dengan kecepatan koneksi internet paling lambat diantara negara-negara Asia lainnya dimana Indonesia menduduki peringkat 127. Berbeda dengan negara yang terkenal dengan K-Pop nya, Korea Selatan yang menduduki peringkat pertama dengan kecepatan 14,2 MB per detik atau 1.817 KB per detiknya.
Alasan mengapa Indonesia saat ini menjadi negara tertinggal dalam hal layanan telekomunikasi di kawasan ASIA khususnya ASEAN ini adalah terhentinya program pengemangan jaringan telekomunikasi kanal lebar berbasis kabel serat optik yang telah dicanangkan sejak tahun 1996 silam melalui Program Nusantara 21.
Selain itu permasalahan mengapa saat ini koneksi internet di Indonesia sangat lambat atau lemot adalah adanya salah kaprah dalam menetapkan broadband. Menurut Chairman Mastel sekitar 95 persen koneksi internet di Indonesia masih menggunakan koneksi wireless dan sisanya menggunakan kabel. Padahal teknologi wireless itu umumnya digunakan untuk low traffic bukan digunakan untuk traffic berskala tinggi. Beberapa hal inilah yang membuat koneksi di tanah air terkesan sangat lambat dan membuat para penggunanya sering dibuat jengkel dan iri dengan negara lain yang dapat merasakan koneksi internet super cepat yang dapat menunjang aktivitas online dan kinerja warganya.
Bagi sebagian masyarakat umum yang belum mengetahui bagaimana cara mengukur kecepatan koneksi internet, berikut beberapa software atau aplikasi yang dapat dijadikan rekomendasi untuk mengukur kecepatan koneksi internet dan bandwidth :
1.      JD Auto Speed Tester
2.      Tbb Meter
3.      FreeMeter
4.      NetWorx
5.      NetSpeedMonitor
6.      NetTraffic
7.      Net Balancer
8.      SpeedConnect Internet Accelerator
9.      BitMeter
  Cucusoft Net Guard

Artikel Cara Setting Microtik

MIKROTIK berasal dari perusahaan kecil berkantor pusat di Latvia, negara pecahan dari UNI SOVIET. mungkin temen-temen ada yang tahu apa kegunaan mikrotik itu disini kita akan membahas tentang kegunaan dari mikrotik.
MIKROTIK adalah perangkat lunak yang dapat menjadi Router yang handal yang mampu memberikan kelebihan pada jaringan kita. hampir semua warnet sekarang menggunakan Mikrotik berbagai fitur yang diberikan mikrotik antara lain :
Ø  Firewall dan NAT
Ø  Routing – Static routing
Ø  Data Rate Management
Ø  Hotspot
Ø  Point-to-Point tunneling protocols
Ø  Simple tunnels
Ø  IPsec
Ø  Web proxy
Ø  Caching DNS client
Ø  DHCP
Ø  Universal Client
Ø  VRRP
Ø  UPnP
Ø  NTP
Ø  Monitoring/Accounting
Ø  SNMP
Ø  M3P
Ø  MNDP
Ø  Tools
Kemampuan yang di tawarkan oleh mikrotik sebagai router yang handal hampir tidak bisa di percaya, dari mulai management bandwidth, data user, bahkan mikrotik mampu menggabungkan 2 line Speedy atau lebih kedalam satu router yang pastinya akan mempercepat koneksi Internet kita.
sekian dulu tentang pengetahuan Mikrotik semoga bermamfaat bagi anda para pembaca blog ini.

Sering kali, kita ingin menggunakan Mikrotik Wireless untuk solusi point to point dengan mode jaringan bridge (bukan routing). Namun, Mikrotik RouterOS sendiri didesain bekerja dengan sangat baik pada mode routing. Kita perlu melakukan beberapa hal supaya link wireless kita bisa bekerja untuk mode bridge. 
Mode bridge memungkinkan network yang satu tergabung dengan network di sisi satunya secara transparan, tanpa perlu melalui routing, sehingga mesin yang ada di network yang satu bisa memiliki IP Address yang berada dalam 1 subnet yang sama dengan sisi lainnya.
Namun, jika jaringan wireless kita sudah cukup besar, mode bridge ini akan membuat traffic wireless meningkat, mengingat akan ada banyak traffic broadcast dari network yang satu ke network lainnya. Untuk jaringan yang sudah cukup besar, saya menyarankan penggunaan mode routing.

Selengkapnya download disini

Minggu, 23 November 2014

Manajemen Bandwidth

Masalah koneksi yang kerap kali terjadi pada warnet atau perkantoran yang baru saja di buka adalah karena akses internet satu komputer dengan komputer yang lain berbeda. Dikarenakan tidak adanya batasan pemakaian untuk masing masing komputer atau device lain seperti laptop, PDA, blackberry dan lainnya. Sehingga misalkan ada salah satu computer yang melakukan akses yang membutuhkan bandwith besar, semua bandwith yang tersedia ( misalkan kita berlangganan bandwith 512 Kbps) akan tersedot/terpakai oleh computer tersebut, sehingga apabila ada komputer atau device lain yang akan menggunakanm internet juga, layanan koneksi yang ia dapatkan akan terasa sangan minim/lambat di karenakan bandwidth yang tersedia sdudah terpakai full.d
Untuk mengatasi masalah tersebut kita bisa menggunakan alat untuk mengatur / membagi bandwidth, yang biasa kita kenal dengan sebutan “ management bandwidth “. Dengan management bandwith, apabila terdapat beberapa computer yang terkoneksi menjadi satu jaringan (misalakan berlangganan bandwith 512 Kbps,pada suatu waktu ada computer1 yang menggunakan internet, dan lainnya tidak ada pemakaian, maka Komputer1 yang sedang aktif internet tersebut akan mendapatkan bandwith maximal (512 Kbps) , lalu ada komputer2 yang memakai akses internet bersmaan dengan computer1, maka bandwith akan di bagi menjadi dua dengan sama rata (512/2 Kbps = @256 kbps), dan begitu juga untuk selanjutnya.
Disini saya akan mengulas langkah-langkah dalam pembagian bandwidth dengan menggunakan referensi dari Mikrotik OS yang agan2 sudah instal di PC.

Minggu, 09 November 2014

Resume Bab 1-10 Teknik Komputer dan Jaringan

Rangkuman BAB I :
Pengenalan Wireless LAN
Teknologi wireless LAN merupakan bagian penting dari prinsip dasar wireless LAN, dimana wireless LAN ini dapat membantu perkembangan teknologi dengan lebih baik. Pemasaran wireless LAN ii sendiri berkembang secara pesat, hal ini dikarenkan wireless LAN memiliki fleksibilitas dalam implementasinya. Seperti kebanyakan jaringan nirkabel lainnnya, wireless LAN juga dibawah naungan dari militer. Militer membutuhkan kemudahan berkomunikasi dan pertukaran data yang aman, selain itu teknologi nirkabel juga tidak membutuhkan banyak biaya dalam pengaplikasiannya.
Ada beberapa standarisasi wireless LAN:
·         IEEE 802.11 – standar asli wireless LAN menetapkan tingkat perpindahan data yang paling lambat dalam teknologi transmisi light-based dan RF.
·         IEEE 802.11b – menggambarkan tentang beberapa transfer data yang lebih cepat dan lebih bersifat terbatas dalam lingkup teknologi transmisi.
·         IEEE 802.11a – gambaran tentang pengiriman data lebih cepat dibandingkan (tetapi kurang sesuai dengan) IEEE 802.11b, dan menggunakan 5 GHZ frekuensi band UNII.
·         IEEE 802.11g – syarat yang paling terbaru berdasar pada 802.11 standard yang menguraikan transfer data sama dengan cepatnya seperti IEEE 802.11a, dan sesuai dengan 802.11b yang memungkinkan  untuk lebih murah.
Sedangkan aplikasi dari wireless LAN, yaitu:
1.      Akses Role

Lapisan distribusi suatu jaringan harus cepat, fleksibel, dan dapat diandalkan. Seperti gambar di bawah yang menggambarkan bahwa klien dengan cepat memperoleh akses dalam suatu kabel jaringan melalui hubungan suatu alat koneksi (point access).

Selengkapnya bisa di download pada link dibawah ini
Bab1

 

Blogger news

Blogroll

About